Followers

Wednesday, July 18, 2018

Iman dan Pikiran



Manusia adalah satu-satunya mahluk ciptaan Tuhan yang  setiap saat berpikir, dimanapun dia berada, disituasi apapun dipastikan ada saja yang dipikirkan, termasuk saya juga sedang menggunakan pikiran saya dalam menulis artikel ini.  Hanya ada dua keadaan dimana manusia berhenti untuk berpikir yaitu saat tidur dan saat setelah meninggal dunia. 

Pikiran adalah karunia terbesar yang dimiliki oleh manusia dari Sang Pencipta.  Banyak karya-karya besar yang tercipta dari pikiran manusia dan memiliki dampak besar dalam peradaban manusia itu sendiri.  Dengan pikiran kita bisa menyelasaikan dan mencari jalan keluar setiap permasalahan  yang kita hadapi.  Pikiran adalah sebuah sistem yang dirancang dengan sempurna oleh Sang Desainer Hidup sebagai bekal manusia mengarungi samudra kehidupan didunia.

Dalam kehidupan manusia didunia, seringkali dihadapkan dengan berbagai persoalan hidup yang memaksa kita untuk memilih sebuah jalan yang harus ditempuh. Terkadang dalam pilihan-pilhan yang kita yakini tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan dikemudian hari. Keputusan yang lahir untuk memilih sebuah pilihan adalah manifestasi dari pikiran. Oleh karna itu pikiran yang sehat, jernih serta fokus yang baik akan melahirkan ide-ide yang baik pula dalam menentukan setiap pilihan.

Tapi seringkali juga pikiran bisa melahirkan karya atau ide-ide buruk yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,  karna itu penting bagi seorang manusia memiliki pengendalian diri yang baik.

Iman adalah pengendali pikiran yang baik.  Seseorang yang memiliki iman yang baik akan berdampak pada cara berpikir yang baik pula. Karna setiap langkah atau keputusan yang dihasilkan melalui proses pertimbangan yang matang yaitu memikirkan dampak baik buruknya sebauah keputusan.  Jika keputusan itu dapat merugikan diri sendiri atau lebih-lebih kepada orang lain maka dengan dasar keimanan yang baik keputusan atau pilihan tersebut tidak akan diambil.  Sehingga penting juga menjaga keimanan kita dengan melakukan ibadah secara istiqomah agar kemurnian tetap terjaga.

Iman memiliki pengaruh besar terhadap pikiran kita. Ketiadaan iman dalam diri akan menjadikan kita manusia yang angkuh. Kita akan selalu menganggap diri kita yang paling benar.  Meskipun dampak buruk dari pikiran yang tidak didasari dari pertimbangan iman dapat merugikan diri sendiri atau orang lain.

Jagalah iman kita dan jadikan dia sebagai neraca untuk menakar setiap pikiran-pikiran kita untuk melahirkan keputusan atau pilihan-pilihan yang akan diambil dan dapat memberikan dampak yang baik buat orang lain dan diri kita sendiri.

(satuudara)



Iman dan Pikiran

Manusia adalah satu-satunya mahluk ciptaan Tuhan yang  setiap saat berpikir, dimanapun dia berada, disituasi apapun dipastikan ada saja y...